Ceramah Santai KH. Aba Yahya Al Mutamakkin

Haul kh. zuhri maksudi ke III

Haul kh. zuhri maksudi ke III

Alhamdulillah malam ini, KH. Abah Yahya Al Mutamakkin (yang malam sebelumnya mengisi ceramah agama di acara haul KH. Zuhri Maksudi) Allah SWT beri kesempatan kembali untuk mengisi ceramah santai, khusus untuk santri putra putri  walisongo. Acaranya ini dihadiri pula oleh Kiyai Muhammad Fahmi Mubaroq selaku pimpinan walisongo pontinak serta asatid/h nya.

Abah Yahya Al Mutamakkin, selain keluarga dari Kiayi Muhammad Fahmi juga Guru saat ia belajar di ponpesnya, Semarang.

Kalau malam sebelumnya mengisi tentang pentingnya mengetahui sejarah Nabi Muhammad serta serta anjuran memperbanyak bersholawat kepadanya agar nanti di akhirat dapat berjumpa dengannya, kini beliau berceramah tentang pentingnya dan bersemangat mencari ilmu agama.

Menurutnya, seseorang santri harus bangga yang statusnya  menjadi santri karena santri merupakan suatu hidayah yang mulya yang diberikan oleh Allah.

Berapa banyak saat ini orang—orang yang hartanya hanya untuk mengembirakan nafsunya.

Berapa banyak saat ini orang—orang yang waktunya hanya untuk hura-hura ria gembira.

Berapa banyak saat ini orang—orang yang sehat dan kesempatannya hanya untuk menyibukkan yang tiada berarti yang meraka menyangka, hura-hura dan sebagainya itu adalah kehidupan yang kekal.

Kemudian Aba Yahya menyampaikan kepada santri untuk selalu bersyukur karena dirinya terpilih sebagai santri, yang sehari-harinya selalu  berbuat kebaikan seperti membaca alquran, mengkaji kitab kuning, khidmah kepada kiayi dan guru-gurunya dan kebaikan-kebaikan lainnya yang ada di pesantren.

Aba Yahya terus memberikan semangat kepada santri dengan berbagai dalil dan maqolah yg diantaranya adalah

Kun Rojulan rijluhu fi at- Tsaro wa himmatuhu fi  at- Tsuroya

Jadilah laki-laki yang kaki berada di bumi dan cita-citanya laksana bintang tsuroyya yang keberadaannya paling  atas dari bintag-bintang lainnya.

Maqolah lain pula adalah

Himmatu Ar-Rijalu tahdimu al- Jibal

Cita-cita pemuda dan memindahkan gunung.

Itulah sekelumit resume dari cerama santai KH. Aba Yahya Al Mutamakkin.

Semoga bermanfaat …aamiin..

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *